Mitos 10%: Mengapa otakmu bukan pemalas
Mungkin ini adalah mitos yang paling memikat: kita hanya menggunakan sepuluh persen dari otak kita. Ini menyiratkan bahwa kita semua adalah jenius yang tersembunyi. Jika kita hanya menemukan "hack" yang tepat, kita bisa membuka sisanya dan tiba-tiba bisa melakukan segalanya. Ini adalah bahan utama untuk film Hollywood dan guru pengembangan diri.
Kedengarannya indah, tapi itu benar-benar omong kosong. Dan kenyataannya jauh lebih mengesankan.
Kesalahpahaman besar tentang "penggunaan"
Kesalahan yang kita buat adalah menganggap "menggunakan" sama dengan "berpikir sadar." Kita pikir jika kita tidak sedang menghitung atau melakukan percakapan mendalam, otak kita dalam keadaan siaga. Tapi itu salah besar.
Bayangkan otakmu seperti pabrik besar yang beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Sedikit bagian yang kamu sadari — pikiranmu, rencanamu, ingatanmu — hanyalah ruang manajemen. Sisanya 90%? Itu adalah lantai pabrik tempat pekerjaan sebenarnya berlangsung.
Mayoritas pekerja keras yang tak terlihat
Sementara kamu bertanya-tanya apa yang akan kamu makan malam ini, 90% otak yang disebut "tidak terpakai" itu sibuk mengurus hal-hal yang sebenarnya tidak ingin kamu pikirkan:
- Termostat: Otakmu menjaga suhu tubuh tetap konstan pada 37 derajat, baik saat kamu berada di udara dingin atau di bawah terik matahari.
- Pompa: Jantungmu terus menerima sinyal untuk terus berdetak, tepat dengan ritme yang sesuai untuk aktivitasmu saat itu.
- Pabrik kimia: Keseimbangan hormon, pencernaan, dan sistem kekebalan tubuh Anda terus dikendalikan dari batang otak dan area "diam" lainnya.
- Pilot otomatis: Anda bernapas tanpa perlu mengirim memo ke paru-paru Anda.
Jika kita benar-benar "mengaktifkan" 90% itu untuk berpikir secara sadar, kita akan jatuh pingsan dalam satu menit karena kita lupa membuat jantung berdetak atau mengatur tekanan darah.

Sifat hemat
Mari jujur: alam tidak suka membuang-buang. Otak hanya 2% dari berat tubuhmu, tapi menggunakan 20% dari seluruh energimu. Itu adalah organ yang sangat mahal. Jika 90% dari otak itu hanya hiasan di tengkorak, evolusi pasti sudah menghilangkannya. Otak yang lebih kecil dan hemat energi akan menjadi keuntungan besar untuk bertahan hidup.
Mengapa kita tetap mempercayainya
Mitos ini bertahan karena kita ingin percaya pada potensi yang belum ditemukan. Pikiran bahwa kita memiliki cadangan besar sangat menyenangkan. Tapi kenyataannya lebih realistis: kamu sudah menggunakan seluruh otakmu. Sebagian besar digunakan hanya untuk menjaga kamu tetap hidup.
Jadi, lain kali seseorang bilang kamu hanya menggunakan 10%, kamu bisa tersenyum. Otakmu bekerja 100%. Hanya saja sangat efisien sehingga kamu tidak menyadari sebagian besar kerjanya. Dan jujur saja: itu justru bagus. Kamu sudah cukup sibuk dengan 10% yang lain.






